Perbedaan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Pembelajaran Matematika Berbantuan Puzzle dan Geogebra

Dinna Cilvia Asri, Bobbi Rahman, Surya Wijaya

Sari


Kemampuan berpikir kreatif siswa SMP belum optimal. Salah satu upayanya ialah dengan penggunaan media seperti puzzle dan GeoGebra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan puzzle dan GeoGebra serta ditinjau berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang digunakan yaitu dua kelas VIII SMPN 1 Kota Tangerang. Pengumpulan data dengan soal pretest dan postest berbentuk uraian. Berdasarkan uji ANOVA dua jalur disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas puzzle dan GeoGebra. Apabila ditinjau berdasarkan gender, kemampuan berpikir kreatif siswa tidak terdapat perbedaan. Selain itu, faktor media dan gender tidak sama-sama memengaruhi peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa.

Kata Kunci


Berpikir Kreatif; Gender; GeoGebra; Matematika; Puzzle

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ali, M., & Asrori, M. (2014). Metodologi dan Aplikasi Riset Pendidikan. Bandung: Bumi Aksara.

Amri, S. (2015). Implementasi Pembelajaran Aktif dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustakarya.

Anthaqo, I. N., & Muhsetyo, G. (2013). Penggunaan Media Puzzle Magnet untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMPN 1 Trawas tentang Kubus & Balok melalui Model Problem Based Instruction (PBI).

Aroya, R., & Yusuf, A. (2013). Pengaruh Media Pembelajaran Puzzle Terhadap Peningkatan Kemampuan Calistung Peserta Didik Pendidikan Keaksaraan Fungsional Tingkat Dasar di UPTD. Journal Plus UNESA.

Arsyad, A. (2015). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Atikasari, G., & Kurniasih, A. W. (2015). Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Strategi TTW Berbantuan GeoGebra terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Kelas VII Materi Segitiga. Unnes Journal of Mathematics Education.

Bao, L. (2006). Theorical Comparison of Average Normalized Gain Calculation. American Journal of Physics.

Creswell, J. (2015). Riset Pendidikan: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitaif (5 ed.). (H. P. Soetjipto, & S. Mulyantini, Trans.) Pustaka Pelajar.

Dewi, A., Kusuma, & Kurniasih, N. (2016). Peningkatan Penalaran dan Komunikasi Matematis Siswa dengan CMP Kelas VII G SMP Negeri 3 Gombong. Ekuivalen 20.

Ervynck, G. (1991). Mathematical Creativity. Journal Advanced Mathematical Thinking.

Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. Retrieved from http://www.physics.indiana.edu/~sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf

Hartadiyati, E., Utami, R. E., & Rubowo, M. R. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle Card untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Seminar Nasional Pendidikan Sains. Surakarta: Magister Pendidikan Saind dan Doktor Pendidikan IPA FKIP UNS.

Haylock, D. W. (1987). A Framework for assessing mathematical creativity in school children. Journal of Education Studies in Mathematics.

Hendriana, H., & Sumarmo, U. (2014). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Herman, T. (2007). Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi Siswa Sekolah Menengah Pertama. Educationist.

Hohenwarter, M., & Fuchs, K. (2004). Combination of Dynamic Geometry and Algebra in The Software System GeoGebra. Journal ZDM.

Katminingsih, Y., & Widodo, S. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Ditinjau Menurut Gender Siswa SD Negeri Tarokan Kediri. Jurnal Math Educator Nusantara.

Mahmudi, A. (2010). Membelajarkan Geometri dengan Program GeoGebra. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. Yogyakarta: Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Noer, S. H. (2014). Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Pembelajaran Matemtika Berbasis Masalah Open-Ended. Jurnal Pendidikan Matematika.

Nurafni. (2014). Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Menggunakan Media Alat Peraga Sederhana dan Powerpoint. Seminar Nasional Pendidikan Matematika. Jakarta Selatan: Prodi Matematika UHAMKA.

Nurmasari, N., Kusmayadi, T. A., & Riyadi. (2014). Analisis Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika pada Materi Peluang Ditinjau dari Gender. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika.

Primasari, R., Zulfiati, & Herlanti, Y. (2014). Penggunaan Media Pembelajaran di Madrasah Aliah Negeri se-Jakarta Selatan. Jurnal EDUSAINS.

Rahman, R. (2012). Hubungan antara Self-Concept terhadap Matematika dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung.

Ruseffendi, E. T. (2010). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Santrock, J. W. (2014). Psikologi Pendidikan: Educational Psychology (5 ed.). (H. Bhimasena, Trans.) Jakarta: Salemba Humanika.

Sari, I. P., & Yuniarti, T. (2015). Open-ended Problems untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Sundayana, R. (2015). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Torrance, E. P. (1972). Predictive Validity of the Torrance Tests of Creative Thinking. The Journal of Creative Behaviour.

Wardaya, P., Kurniasih, N., & Maryam, I. (2014). Peningkatan Kreativitas dan Pemaham Konsep Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis ICT Berbantuan Software GeoGebra Pada Materi Segiempat. E-Journal EKUIVALEN-Pendidikan Matematika.

Wardhani, S., & Rumiati. (2011). Instrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP: Belajar dari PISA dan TIMSS. Kemendiknas.




DOI: https://doi.org/10.30736/vj.v2i2.223

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


TERINDEKS:

    

 

BASE Logo

 

 

 

 

  

 

 

         

 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, P-ISSN: 2656-2286, E-ISSN: 2656-5846 disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.