PENINGKATAN PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN QUIS GAME DI SDN SENDANGREJO I KECAMATAN LAMONGAN

Puji Suprihatin

Sari


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karena diperlukannya suatu metode pembelajaran yang dapat membuat pembelajaran terasa lebih aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, serta mengurangi kejenuhan dan kebosanan dalam belajar. Salah satu metode yang diperkenalkan dalam penelitian ini adalah metode permainan kuis cerdas cermat. Metode permainan kuis cerdas cermat merupakan sebuah metode ujian lisan yang singkat berupa perlombaan adu cepat menjawab pertanyaan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahui adanya pengaruh penggunaan metode permainan kuis cerdas cermat terhadap kemampuan siswa di kelas V SD Negeri Sendangrejo I Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan . Untuk menjawab permasalahan tersebut maka peneliti mengajukan hipotesis yang berbunyi : jika pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode permainan kuis , maka pemahaman pada mata pelajaran IPS pada siswa akan meningkat.
Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Sendangrejo I Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 20 orang, sedangkan sampel dari penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu 20 siswa sehingga penelitian ini disebut juga dengan penelitian populasi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa siklus dengan setiap siklus terdapat perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa angket, , Rencana Pembelajaran (RP), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), dan penilaian kelas. Analisis data digunakan untuk memperoleh data tentang ketuntasan belajar perorangan dan klasikal didapatkan dari penilaian kinerja. Ketuntasan belajar perorangan didapat jika nilai/skor ³ 60 dan ketuntasan belajar klasikal diperoleh jika persentase siswa yang tuntas belajar perorangan ³ 85 %.
Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada siklus I terdapat 8 siswa yang mengalami ketuntasan belajar perorangan dari 20 jumlah siswa (25%) ini menunjukkan pada siklus ini belum mengalami ketuntasan klasikal. Pada siklus II terdapat 20 siswa yang mengalami ketuntasan belajar perorangan dari 20 jumlah siswa (100%) ini menunjukkan pada siklus ini sudah mengalami ketuntasan klasikal, dan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode kuis dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.

Kata Kunci : Pelajaran IPS, Question Tes

Kata Kunci


Pelajaran IPS, Question Tes

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.30736/rfma.v8i1.108

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.