ANALISIS RAGAM MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP EFEK FOTO LISTRIK

Muhammad Habibbulloh

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ragam miskonsepsi siswa yang muncul pada konsep efek fotolistrik. Penelitian dilakukan dengan memberikan tes diagnostik konsep efek fotolistrik setelah siswa mendapatakan pengajaran konvensional di kelas. Tes diagnostik yang diujikan terdiri atas pilihan ganda dilengkapi dengan alasan terbuka serta skala keyakinan jawaban (CRI) dan telah dinyatakan valid serta reliabel. Data yang didapatkan melalui tes diagnostik dianalisis berdasarkan kombinasi jawaban pilihan ganda dan CRI untuk mendapatkan kategori miskonsepsi dan lebih lanjut ragam miskonsepsi didapatkan melalui alasan terbuka yang dikemukakan. Hasil penelitian disimpulkan ragam miskonsepsi yang muncul pada siswa adalah: (1) panjang gelombang dan frekuensi sebanding,(2) panjang gelombang sebanding dengan energi cahaya,(3) besar energi cahaya dikacaukan dengan urutan warna pelangi,(4) menganggap jika energi cahaya sama dengan fungsi kerja, maka sudah terjadi efek fotolistrik, (5) frekuensi cahaya bertambah maka intensitas cahaya juga bertambah (6) tidak ada pengaruh intensitas cahaya terhadap Efek Fotolistrik,(7) stopping potential besarnya sama dengan energi cahaya.

Kata kunci : Miskonsepsi, Tes Diagnostik, Efek Foto listrik

Kata Kunci


Miskonsepsi, Tes Diagnostik, Efek Foto Listrik

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.30736/rfma.v7i2.70

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.