PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATERI INTI ATOM DAN RADIOAKTIVITAS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS MASALAH PADA SISWA KELAS XII MIA-3 SMA NEGERI 1 NGIMBANG

Endang Widiastuti

Sari


Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar dimana guru menghadirkan dunia nyata ke dalam kelas dan dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari; sementara siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan dari konteks yang terbatas, sedikit demi sedikit, dan dari proses mengkonstruksi sendiri, sebagai bekal untuk memecahkan masalah dalam kehidupannya sebagai anggota masyarakat. Disamping itu juga, seorang siswa adalah manusia yang memiliki karakteristik atau potensi yang berbeda baik secara jasmani maupun rohani meskipun sebenarnya Tuhan memberikan karakteristik tersebut sama diantara manusia hanya saja banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan dari karakteristik itu sendiri sehingga manusia atau siswa khususnya akan terlihat berbeda satu sama lain. Oleh sebab itu, diperlukan adanya kerja sama atau sikap kooperatif diantara siswa atau manusia pada umumnya demi mencapai suatu tujuan bersama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), bertujuan mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran sains kontekstual dengan strategi kooperatif (STAD). Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas XII MIA-3 semester genap tahun ajaran 2017/2018 yang diteliti berjumlah 30 siswa. Penelitian ini terbatas pada materi inti atom dan radioaktivitas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Perangkat pembelajaran yang digunakan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Kegiatan Siswa. Sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar tes, Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa, dan Lembar Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains berbasis kondisi wilayah industri dengan strategi kooperatif (Model STAD) dalam siklus belajar mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XII MIA-3 semester genap SMA Negeri 1 Ngimbang. Peningkatan prestasi belajar siswa terbukti dengan berkurangnya jumlah siswa yang belum memenuhi standar ketuntasan belajar minimal 75%. Pada siklus I jumlah siswa yang belum memenuhi standar ketuntasan belajar minimal 75% adalah 9 siswa dan mereka diharuskan untuk mengikuti remidi yang dilaksanakan di luar jam pelajaran sedangkan pada siklus II tidak ada siswa yang belum memenuhi standar ketuntasan belajar minimal 75% artinya tidak ada siswa yang harus mengikuti remidi.

Kata kunci: STAD (Student Team Achievement Divisions)

Kata Kunci


STAD (Student Team Achievement Divisions)

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.30736/rf.v8i2.215

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##