GESTURE REPRESENTASIONAL GURU SEBAGAI KOMUNIKASI DAN STRATEGI DALAM PEMBELAJARAN KONSEP MATEMATIKA SISWA TUNARUNGU SEKOLAH DASAR LUAR BIASA LAMONGAN

Rivatul Ridho Elvierayani, Ike Susanti

Sari


Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki prinsip belajar yang sedikit berbeda dengan anak umum lainnya, baik untuk memahami konsep maupun menyelesaikan masalah. Oleh karena itu peranan guru di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) sangat berpengaruh besar dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gesture representasional dapat menyampaikan pengetahuan matematika guru kepada siswa tunarungu di Sekolah Dasar Luar Biasa lamongan. Penelitian ini difokuskan pada gerakan lengan dan tangan guru saat proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-eksploratif. Pengumpulan data penelitian dikukan dengan merekam secara audiovisual segala aktifitas guru saat proses belajar mengajar. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan guru menggunakan gesture representasional disertai dengan ucapan. Hal ini dilakukan guru untuk mengkomunikasikan konsep matematika kepada siswanya. Selain sebagai alat komunikasi kepada siswa, gesture digunakan sebagai cara atau strategi dalam menyampaikan konsep matematika kepada siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan bantuan gesture representasional disertai dengan ucapan yang dilakukan oleh guru kepada siswa tunarungu memberikan dampak positif dalam proses pentransferan informasi matematika kepada siswa. Hal ini dikarenakan gesture representasional yang dilakukan oleh guru berpengaruh terhadap siswa dalam menyampaikan pengetahuan matematika diantaranya: (1) menjelaskan dan mengklarifikasi gagasan guru dalam proses pembelajaran (2) memusatkan perhatian siswa saat proses belajar mengajar (3) mengurangi beban berpikir siswa baik saat menyelesaikan masalah matematika maupun saat menerima konsep matematika (4) sebagai alat yang mampu memberikan scaffolding untuk mendukung perkembangan konsep matematika siswa.

Kata Kunci


Gesture, gesture respresentasional, konsep matematika, anak berkebutuhan khusus, tunarungu.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alibali, M.W. & Nathan, M.J. (2007). Teachers’ Gestures as a Means Scaffolding Student’s Understanding: Evidence from an Early Algebra Lesson. Dalam R. Goldman, R. Pea, B. Barron & S.J. Derry (Eds), Video Research in the Learning Sciences. Mahwa, NJ: Erlbaum.

Alibali, M.W. & Nathan, M.J. (2011). Embodiment in Mathematics Teaching and Learning: Evidence from Learner’s and Teahcer’s Gestures. The Journal of The Learning Sciences. Hal: 247-286

Bendi Delphie. (2006). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Rineka Cipta.

Cook, S.W., & Goldin-Meadow, S. (2006). The Role of Gesture in Learning: Do Children Use Their Hands to Change Their Minds? Journal of Cognition and Development, 7: 211-232.

Francaviglia, M. & Servidio, R. (2011). Gesture as a Cognitive Support to Solve Mathematical Problems. Psychology, 2 (2): 91-97.

Hostetter, A.B. & Alibali, M.W. (2008). Visible Embodiment: Gestures as Simulated Action. Psychonomic Bulletin & Review. 15 (3): 495-514 Johnson, B. & Christensen, L. (2004). Educatioonal Research Quantitative, Qualitative, and

Mixed Approaches Second edition. United States: Pearson Education, Inc.

Radford, L., Edwards, L., & Arzarello, F.( 2009). Introduction: Beyond words. Educational Studies in Mathematics, 70: 91-95.

Sutjihati, S.(2007). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: PT. Refika Aditama




DOI: https://doi.org/10.30736/rf.v7i1.294

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.